Akhir-akhir ini jumlah organisasi atau klub-klub PA semakin bertambah. Mereka mengatas namakan diri Pecinta Alam.Tapi dapatkah dengan semakin bertambahnya jumlah organisasi tersebut mampu membawa alam ke keadaaan yang lebih baik???Atau malah mereka menjadi bagian dari para perusak alam???Karena banyak yang mengatas namakan diri anak PA (Pecinta Alam),tapi mereka tidak tau makna kata tersebut. dan akhirnya mereka malahan menjadi bagian atau keluarga besar dari kepanjangan PA yang laen (maksudnya PERUSAK ALAM). Mereka hanya tau mendaki,mencoret-coret tubuh alam dengan nama mereka atau nama organisasi mereka. Mereka mengatakan bahwa itu sebuah tanda atau kenangan bahwa mereka pernah sampai di tempat tersebut. Padahal sebagai seorang Pecinta Alam harusnya malu jika namanya terukir di pohon2 atau batu2 yang malahan merusak kealamian alam. Yang lebih mengenaskan lagi banguna-bangunan atau tempat-tempat bersejarah pun ikut ternodai oleh coret-coretan tersebut. Dan itu bukan seni!!!
Pecinta Alam merupakan jiwa bukan sekedar nama. Selain para makluk2 yang tak mengerti tentang mencintai alam banyak juga organisasi atau klub2 Pecinta Alam yang memang telah mendasari diri mereka dengan jiwa Pecinta Alam (Saluut buat kalian!!!). Terkadang tidak mudah untuk masuk ke PA yang benar-benar PA mereka harus menjalani diklat dan bentakan-bentakan dari senior mereka. Salah satu tujuannya adalah agar yang menjadi anggota mereka benar-benar orang yang terpilih dan benar-benar bisa mencintai alam. Karena bentakan manusia sekeras apapun tak kan mampu menyamai bentakan alam, baik itu oleh petir, auman harimau ataupun desisan ular yang walau pelan tapi cukup membuat kebanyakan orang takut. Penguasaan materi dan persiapan yang matang pun diperlukan untuk melakukan kegiatan di alam bebas. Karena Alam tidak main-main dan pandang bulu, jika cuaca buruk atau keadaaan alam sangat tidak mendukung kita harus siap menghadapi itu semua.
Kegiatan di alam bebas memang sangat menyenangkan dan semakin sering manusia mulia menjamah kegiatan tersebut. Mereka yang mendaki gunung belum bisa dikatakan Pecinta alam. Orang yang mendaki gunung disebut Pendaki, tapi Pendaki belum tentu Pecinta Alam dan orang yang mengaku Pecinta Alam pun belum tentu bisa mencintai alam. Dan jangan rusak nama Pecinta Alam dengan perbuatan2 kalian yang malah merusak alam.
Lalu apa buktinya kalau kita telah mencintai alam???Kalau tidak mampu untuk memperbaiki setidaknya jangan merusak atau mencemari alam. Kalau semua manusia sadar akan hal itu, akan sangat membantu dalam mencegah kerusakan alam. Dan yang lebih baik lagi bila kita bisa melakukan penghijauan dan sebagainya. Jika kerusakan Alam tidak dihentikan akankah kisah petualangan kita di gunung cuma menjadi sebuah cerita masa lalu yang tak bisa dinikmati oleh anak cucu kita. Mungkin kelak kita akan menceritakan sebuah kisah tentang tempat yang dulu sejuk, nyaman, penuh pohon2, bunga2 dan kicauan burung telah menjadi bangunan yang yang penuh debu,polusi dan udara panas yang terjamah oleh peradapan modern yang semakin menyakitkan bagi alam. Sungguh menyedihkan bila membayangkan apa yang bisa kita nikmati sekarang dari alam takkan mampu dinikmati oleh anak cucu kita.
DIarsipkan di bawah: Pecinta Alam, terbaru
Awalan ‘P’ bisa diartikan apa saja.
Aku masih ingat obrolan kawanku: Jangan mengambil apapun selain gambar, jangan meninggalkan apapun selain … (lupa).
Meski aku bukan anggota pecinta alam. Aku masih mencinta alam lho.
Dan yang namanya pecinta alam gak mesti naik gunung. Mengajari (memberi contoh) balita membuang sampah pada tempatnya adalah pecinta alam. Membawa kresek/tas belanja sendiri waktu belanja adalah pecinta alam. Mandi (pakai gayung) tetap memperhatikan efisiensi air adalah pecinta alam.
Bravo Paresmapa! <– gak nyambung
Setuju!
Idem
Wah aq juga ikut setuju!! soalnya aq juga bukan anggota PA, tapi klo ngomong Cinta Alam aq juga Cinta palagi klo Alam yang masih kliatan asri “Dah enak dilihat bikin prasaan senang & hati sejuk dech” pokoknya mari kita jaga & lindungi alam!!! Maju truz pokoknya!
Kurangen
mas tolong carikan final exam
SETUJU BGT MAS……….:)
Yups, kalo aku sich PA berarti Penikmat Alam.
Penikmat Alam dalam hal ini bukan soal meng-exploitasi alam secara berlebihan. akan tetapi menikmati alam dalam artian merawat-nya untuk kita nikmati bersama. Saya secara pribadi tidak ingin kenikmatan itu di ganggu oleh vandalisme vandalisme para Pecinta Alam bangsat yang telah tega merusak kenikmatanku (gunung) dengan kotoran baik itu dalam bentuk tulisan, sampah dll
wooo kereeennn komentarnya mas blothonk.Ternyata iso ngomong ngono juga tho!!!!
*sambil gedeg-gedeg
wah ngomong gitu itu pas lagi gak sadar, kalo sadar pasti gak bisa
SetUju…..
MRK… mEnGgnkN nM PA u/ hNy MnCr KsenNGn indv sMT….
Nmn Mreka tak MEmikirkn Alm Ne?
Mkn lm2 tmbh ENtek….
WES g GoNdroNg Neh…..
baca juga nih >>> http://alamendah.wordpress.com/2009/05/12/pecinta-alam-vs-penikmat-alam/
Setujuh……..